Klik disini

Tampilkan postingan dengan label Lumajang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lumajang. Tampilkan semua postingan

02/09/2021

Lumajang Segera Gelar Sekolah Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Drs Agus Salim,


Faisolofficial.com - Kabupaten Lumajang bakal mulai menggelar sekolah tatap muka. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Drs Agus Salim, pada memontum.com Rabu (01/09). “Sekolah tatap muka akan digelar secara bertahap. Rencananya PTM Terbatas akan dilakukan setelah Lumajang turun level 3. Sementara ini masih PPKM Level 4,” terangnya.


Kegiatan tatap muka terbatas atau yang lebih dikenal dengan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) akan dilakukan secara bertahap. “PTM Terbatas.   Merupakan konsep baru. Namanya pembelajaran tatap muka terbatas bertahap,” ujarnya.

Dijelaskan, jika pihaknya sudah menyiapkan konsepnya dan sudah mengundang tim untuk melaksanakan pembuatan juknis dan juklaknya. Kata Agus, juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Dinkes dll.

“Konsep sudah jadi tinggal launching, namun demikian kita perlu melihat kondisi bahwa aturan main, PTMT itu melihat level daerah, nah, Lumajang ini masih level 4. Insyaallah nanti kalau sudah turun ke level 3 maka segera kami lakukan kita jalankan PTMT di Lumajang,” ungkapnya

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan persiapan sejak tahun lalu sampai dengan sekarang ini dan sudah mempersiapkan segala sesuatunya secara matang.

“Kita sudah mengundang seluruh koordinator wilayah (Korwil) kecamatan untuk kita berikan wawasan baru tentang PTMT. Kita sudah melakukan sosialisasi kepada para kepala sekolah di Lumajang. Intinya, kalau sekolah ingin kita buka. Yang pertama sekolah harus steril, sekolah harus bersih, sekolah harus sehat. Apa yang harus dilakukan tentu sekolah harus menyiapkan, ada tempat cuci, sekolah menyiapkan masker, sekolah menyiapkan hand sanitiser dan lain-lain. Kebutuhan prokes sekolah harus siap,” tegas Agus Salim.

Disamping itu lanjut Agus Salim, ketika sekolah mau membuka harus ada keterangan, seluruh gurunya sudah harus vaksin minimal 1 kali dibuktikan dengan surat keterangan vaksin atau kartu vaksin. Selanjutnya, semua siswanya itu diharapkan vaksin. “Diharapkan ya, bukan kewajiban. Artinya, anak yang belum vaksin boleh sekolah. Kalau guru nya wajib, kalau siswa nya itu, tidak wajib. Berikutnya sekolah sudah menyerahkan pakta integritas kesiapan sekolah,” tuturnya.

Masih menurut Agus, sekolah harus mengantongi surat izin orang tua, orang tua yang menyatakan anak nya tidak boleh sekolah tetap harus di hargai. Harus dilayani lewat daring dan di jamin tidak akan ada sangsi. “Lembaga juga berkoordinasi dengan puskesmas/satgas Covid. Bahwa sekolah itu sudah layak untuk dilakukan pembelajaran. Insyaallah ini sudah komplet. Tinggal kita lakukan saja, ketika misalnya Lumajang Minggu depan sudah level 3 hari itu sudah mulai persiapan,” katanya.

08/04/2021

Seorang Hilang di Sungai Bondoyudo, Sampai Saat ini Tim Gabung mencarinya

Foto Ahmad Dhani

Lumajang, Faisolofficial.com - Seorang anak bernama Ahmad Dhani berusia 8 tahun warga Dusun Rejo agung, Desa Bondoyudo, Kecamatan sukodono, Lumajang hanyut terbawa arus sungai Bondoyudo, Kamis (8/4/2021).

Petugas gabungan terdiri dari T R C B P B D Lumajang dibantu Polsek dan Koramil Sukodono bersama warga sekitar melakukan pencarian.

Menurut Umar Faruq warga sekitar, saat kejadian korban saat itu bersama temannya sedang memancing di Sungai Bondoyudo namun tiba-tiba korban terpeleset.

"Korban sempat ditarik sama temannya namun gagal karena terbawa arus derasnya sungai Bondoyudo," ujarnya.

Sementara itu Joko Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Lumajang Joko Sambang mengatakan, pencarian akan dilanjutkan pada hari Jumat pagi karena kondisi tidak memungkinkan.

"BPBD Lumajang menggunakan satu perahu karet melakukan pencarian disekitar lokasi jatuhnya korban sampai Dam Umbul," Ujarnya.

30/01/2021

Lumajang, Ditemukan Mayat Perempuan Dalam Kamar, Kondisi m3ng3n4sk4n

 

Mayat Perempuan di dalam kamarnya membusuk

Lumajang, Faisolofficial.com - Warga Dsn Klingsi RT39/RW10, Desa Sumberejo, kec. sukodono kab.lumajang, ditemukan mayat perempuan dirumahnya an sunik binti sutima, umur sekitar 50 lebih,

dalam kondisi membusuk didalam kamarnya, di temukan tadi sore oleh warga setempat, didalam kamarnya dalam terkunci rapat, sehingga warga terpaksa membobol pintu kamar dengan linggis, sekitar 15:30 wib, Ujar P. Carik Budi Sumberejo Sabtu, 30/01/2021.

Kronologi Diduga sudah meninggal kurang lebih 15hari, sehingga membuat histeris para warga setempat.

Informasi sementara Mayat disemayamkan, untuk olah tkp atau visum tidak ada. 
Kasus ini sudah di tangani POLSEK SUKODONO.(cak sol)

28/01/2021

Kecelakaan Beruntun Di Desa Sentul Lumajang

 

Lokasi Kejadi

Lumajang, Faisolofficial.com - Kecelakaan di desa sentul lumajang mengakibatkan 2 orang luka ringan dan 1 orang meninggal dunia. Hal tersebut lantaran kurang kewaspadaan kendaraan bermotor saat menyalip pengendara lain sehingga keserempet lalu tertabrak Jumat, sekitar Jam 07:00 wib (29/1/2021).

Berikut Video Keterangan saksi mata :
Kronologinya berawal dari sepeda motor honda beat warna hitam No Pol N- 4289-YAL yang dikendarai oleh Dwi oleng ke kanan saat hendak menyalip. Akibatnya, terjadi benturan adu banteng (adu depan) dengan kendaraan lainnya.

Adapun kendaraan yang terlibat yaitu sepeda motor honda supra Fit warna hitam No. Pol. : N-2496-YAR milik Fitri Indahyani (17) warga Desa Grati Kecamatan Sumbersuko, Sepeda motor honda supra Fit warna hitam No. Pol. : N-3781-YAR Djafar (68) warga Kecamatan Lumajang dan Kendaraan pick-up mitsubishi L-300 warna hitam No. Pol: N-9279-UZ Bahrul Ulum (25) Desa Kandangtepus Kecamatan Senduro.

"Itu terjadi tabrak depan mbak, kemudian terjadilah laka lantas " Ujar Kanit Laka Lantas Polres Lumajang Ipda Loni Roi.

Akibat dari kejadian tesebut mengakibatkan Dwi meninggal dunia dan pengendara 2 lainnya mendapat pertolongan medis. Faktor yang mempengaruhi laka lantas yaitu sepeda motor honda beat warna hitam No Pol N- 4289-YAL kurang waspada.

"Akibat fatalitas korban karena terjadi benturan tersebut," tutup Loni.

27/01/2021

Skrining Vaksinasi Covid-19 Bupati Lumajang Dinyatakan Belum Lolos Skrining

 

Foto Cak athoriq

Faisolofficial.com Lumajang,- Bupati Lumajang Thoriqul Haq tidak lolos skrining kesehatan untuk divaksin Covid-19 saat pencanangan vaksinasi yang dilakukan di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Kamis (28/1/2021).


Bupati Lumajang tidak divaksin karena sebelumnya terkonfirmasi positif covid-19.


“Sebelum divaksin ada pemeriksaan kesehatan dengan sejumlah kriteria saya termasuk tidak memenuhi persyaratan untuk dilakukan vaksin karena sebelumnya terkonfirmasi covid-19,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq.


Untuk yang memenuhi persyaratan untuk dilakukan vaksinasi, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos M.I.Pol, Plt Kemenag santoso, ketua PCNU Muhammad Mas’ud, Ketua DPRD Anang Akhmad Syaifuddin, dan ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia), serta Kabagren Kompol Suhartono kabag Ren Polres Lumajang.



“Untuk tidak lolos screening Wakil Kapolres Lumajang Eka Yekti Hananto Seno sebelumnya terkonfirmasi positif, Wakil Bupati, sisten Administrasi Setda, ketua pengadilan Agama, Sekda Lumajang, dan Kejari,” Ujar Thoriqul Haq.


Ia mengharapkan pejabat yang lain mendapatkan kesempatan divaksin perdana agar memotivasi dan memberi keyakinan ke masyarakat bahwa vaksin Covid-19 yang dilakukan pemerintah aman.


“Vaksin Covid-19 ini aman dan halal. Ini merupakan upaya pemerintah untuk keluar dari pandemi,’’ ucap Bupati.


Sementara itu, ketua PCNU Lumajang Muhammad Mas’ud mengaku tidak merasakan gejala apapun setelah divaksin.


“Alhamdulillah setelah kami tidak ada gejala. Mudah-mudahan dalam waktu 30 menit tidak ada gejala apa-apa,” katanya.


Mas’ud mengingatkan kepada warga khususnya warga NU terutama mari untuk beriktiar untuk keluar dari Pandemi Covid-19.



“Salah satu ikhtiar adalah ikhtiar dohir dengan vaksin covid-19. Ini saya lakukan keluar dari Pandemi Covid-19,” tuturnya.


Hal senada disampaikan Dandim 0821 Lumajang Letkol Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos M.I.Pol, setelah dilakukan vaksi tidak pernah merasakan gejala.


“Untuk itu kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan tetap rajin mencuci tangan, mengenakan masker, serta menjaga jarak,” harapnya.

Detik-Detik Angin Puting Beliung Terjang Pasrujambe Lumajang

Angin Puting Beliung Pasrujambe Lumajang

Lumajang, Faisolofficial.com - Puting beliung mengamuk di Lumajang. Enam rumah dan dua toko di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, yang terdampak mengalami kerusakan di bagian atap.

Enam rumah yang terdampak yakni milik Senadi (57), Minto (53), Ngadi (55), Riamin (60), Karsidi (59), Kholiq (57). Sedangkan toko yang terdampak milik Dwi (52) dan Saifudin (54).

Menurut salah satu warga, Minto, puting beliung datang menerjang setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak hanya merusak atap rumah, angin juga menumbangkan beberapa pohon.


Sementara rumah yang mengalami kerusakan paling parah yakni milik Senadi. Atap rumah miliknya rusak parah lantaran tertimpa pohon petai yang tumbang.

"Awalnya hujan dulu kemudian disusul angin kencang dari arah selatan. Sejumlah atap rumah warga rusak arah. Bahkan asbes berterbangan diterpa angin. Kemudian pohon tumbang mengenai rumah saya," kata Minto kepada detikcom, Senin (25/3/2019).


Sementara petugas BPBD Kabupaten Lumajang dan TNI membantu memotong pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Pihak desa sengaja langsung berkoordinasi dengan BPBD agar bisa mendapat penanganan lebih cepat.

"Ada delapan rumah dan toko warga yang terdampak angin puting beliung ini. Kami dari pemerintah desa menghubungi BPBD Kabupaten Lumajang untuk penanganan dampak angin puting beliung," pungkas Kepala Desa Labruk Kidul, Anshori saat dikonfirmasi.

20/01/2021

Korban B3gal di Lumajang Burulah Kembali Lokasi Ranuyoso Warga Jember

Foto (sensor) sosok k0rb4n yang berada di pinggir jln 

Lumajang, Faisolofficial.com - Sesosok m4y4t laki-laki ditemukan di pinggir jalan dengan sejumlah luk4 b4c0k di punggung dan kaki. Diduga, pria yang diketahui bernama Dwi Wibowo (33), warga Desa Blimbing Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, ini diduga korban kawanan begal di wilayah tersebut.
M4y4t Dwi Wibowo ditemukan warga tengkurap di jalur nasional Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso Lumajang, Kamis (21/1/2021). Warga kemudian membawa jenazah Dwi, ke kamar mayat RSUD dr Haryoto Lumajang untuk diautopsi.
"Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan sudah tak bernyawa. Korban mengalami luk4 b4c0k di sejumlah bagian tubuh," ujar Sahur, salah satu warga Desa Wonoayu di lokasi.

Polisi yang mendapat laporan dari masyarakat langsung menuju lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Diduga korban tewas setelah dibacok kawanan begal motor.


"Seorang pengendara motor diduga menjadi korban begal motor di desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap begal motor tersebut," ujar Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari Hartono kepada detikcom.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus begal motor tersebut.
"Kita masih selidiki," pungkasnya.
Kini,kasus dugaan pembunuhan oleh kawanan begal motor ini ditangani Unit Reskrim Polsek Ranuyoso. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti satu buah helm dan ponsel yang diduga milik korban. Sedangkan motor korban raib dibawa pelaku.

Begal berulah lagi di lumajang Ranuyoso, Korban Asal Jember

DIBEGAL? : Dwi Prabowo, korban pembunuhan di Ranuyoso, kelahiran Jember, alamat Kediri.


 LUMAJANG, Faisolofficial.com – Dugaan adanya pembegalan di Lumajang, Jawa Timur, kembali terjadi. Kali ini, korbannya ditemukan pada Kamis, 21 Januari 2021) sekitar pukul 04.00 WIB. TKP (Tempat Kejadian Perkara, di Jalan Raya Ranuyoso, Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Korbannya bernama
Dwi Prabowo, kelahiran Jember 20 April 1987, alamat Dusun Blimbing Timur RT-RW 4/1 Kecamatan Gurah Kota/ Kabupaten Kediri

Hasil rilis, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir jalan sebelah timur dalam keadaan luka dan mengeluarkan darah. Posisinya bersujud ke arah selatan dan helm berada di samping tubuh korban. Kuat dugaan Dwi Prabowo merupakan korban dari tindak pidana pembunuhan.



Petugas kepolisian Ranuyoso mendatangi TKP, melakukan oleh TKP, melakukan introgasi  terhadap saksi-saksi, membawa korban ke RSU Lumajang untuk dioutopsi, dan membuat visum luka korban (mayat).


 
Barang bukti yang diamanakan helm warna merah merk MDS milik korban, pakaian milik korban, HP Merk OPPO warna merah milik korban. Petugas masih dalam penyelidikan terhadap saksi RA di sekitar TKP, melakukan pulbaket dan berkoordinasi dengan Resmob.

17/01/2021

Ikon Alun-Alun Lumajang Pohon Bringin Tumbang

Foto Warga Yang Melihat Langsung


 Faisolofficial.com, Lumajang - Pohon Beringin tua di tengah Alun-alun Kota Lumajang tumbang, Minggu (17/1/2021). Kabarnya robohnya pohon berusia lebih dari 100 tahun ini menjadi perhatian warga kota Pisang melalui statusnya di media sosial.

“Waduh, pohon beringin Alun-alun Tumbang. Ada apa ya ?” tulisan Wawan warga Lumajang.




“Astafirullah, beringin alun-alun rek,” tulis status Nurul Fajariyah warga lainya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Yuli Haris mengatakan, tumbangnya pohon Beringin diduga faktor usia. Sebelumnya pernah meranggas dan dilakukan penyelamatan.


“Beberapa bulan ini sudah menyemai lagi dedaunan, saya kaget kok tumbang,” jelasnya.


DLH akan melakukan pemotong dan membersihkan pohon dari robohnya beringin. Untuk penanaman kembali akan dikoordinasikan.


“Kami akan lakukan langkah cepat dan penanganan,” ungkapnya.



Data sejarah, pohon beringin alun-alun terekam dalam file gambar ktilv belanda tahun 1925. Tapi, beringinnya ada dua.


“Kalau data di kami, pohon beringin alun-alun sudah ada sejak 1800-an,” terang Yuli.


Foto dan video tumbang pohon beringin yang membuat pusat kota Lumajang dingin dan asri terus bertebaran di linimasa media sosial seperti Facebook dan Whatsapp.

14/01/2021

POLRES LUMAJANG DI SERBU EMAK-EMAK ada apa gerangan

Para emak-emak dari Wotgalih saat diterima oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno

FAISOLOFFICIAL.COM, Lumajang - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno SIK M,Si menerima unjuk rasa damai yang dilakukan 15 emak-emak dari warga Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun. Para emak-emak datang ke Polres untuk mengadu terkait permasalahan tambak udang yang tak kunjung selesai berada, Jumat (15/01/2021)


Sebelum ke Polres, pendemo ke Gedung DPRD Lumajang namun ditolak lantaran tidak ada surat pemberitahuan terlebih dahulu. Adapun kegiatan aksi unras oleh warga bertujuan untuk menyerahkan tanda bukti dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum salah satu anggota DPRD Kabupaten Lumajang terhadap Atmari dan kawan-kawan.


Atmari sendiri saat ini sedang diperiksa polisi, atas dugaan terlibat dalam kasus pencurian udang di pertengahan bulan April Tahun 2020 yang mengakibatkan tambak udang mengalami kerugian sekitar 7 M serta tuntutan yang disampaikan bahwa tambak membutuhkan air bersih.


"Kami minta agar Polisi menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu," ujar Koordinator Unras Jumali (48) warga Dusun Meleman Desa Wotgalih.


Dari permasalah tersebut Kapolres Lumajang AKBP Eka meminta apabila ada permasalahan dengan sumur bor jangan langsung dibongkar dan semuanya agar dilakukan mediasi terlebih dahulu. Kemudian permasalahan ini memang ada latar belakangnya dan pada akhirnya berujung pada pelaporan tindak pidana pencurian.


Polri hanya melayani pelaporan adanya tindak pidana pelaporan dan semua orang bisa melaporkan jika ada pihak yang dianggap dirugikan. Permasalahan ini cukup panjang kronologinya karena setiap mediasi yang dilakukan tidak ada dealnya sehingga berujung pada laporan pidana.


Puas ataupun tidak puas pasti ada disetiap permasalahan hukum. Jika ada hal-ha yang perlu untuk dilaporkan balik dengan mempelajari kontruksi hukumnya baik melalui stake holder maupun ahli hukum. Pihaknya juga mengapresiasi upaya hukum yang telah dilakukan oleh kelompok masyarakat jika nanti ada yang tidak puas bisa dilakukan upaya ke tingkat yang lebih tinggi.


Untuk Aparat keamanan sudah melaksanakan himbauan terhadap ke koordinator aksi damai agar tidak melaksanakan aksi dikaitkan dengan situasi Pandemi Covid 19 sehingga jumlah massa awal sekitar 50 orang namun hanya mengirimkan perwakilan massa sebanyak 15 orang. "Kami harap masalah ini segera selesai" tutupnya.

29/12/2020

Wisata Alam Tirtosari View Lumajang

Foto Halaman Depan Parkir 

FAISOLOFFICIAL.COM - Pemandian Alam Tirtosari View di Desa Penanggal Kecamatan Candipuro dipadati ribuan pengunjung meski dalam keadaan seperti sekarang covid-19, namun bagi pengunjung wajib menggunakan masker dan sebelum masuk di test suhu oleh penjaga agar tidak terjadi yang tidak di inginkan disesuaikan dengan protokol kesehatan.



Menyambut tahun baru 2021 ada Inovasi baru yakni ada penyewaan tenda atau tiket sebesar Rp. 60.000 perorang dengan berbagai kebutuhan yang nantinya di gratiskan "makanan" dll, untuk berlibur menyambut tahun baru 2021 Rabu 30/12/2020.


Berikut Penampakannya :

06/12/2020

Lahar Gunung Semeru Kambuh Lagi

Lahar Semeru Kambuh : Foto Screnshot video Oleh Warga

Lumajang, Faisolofficial.com, - Pada tanggal 06 Desember 2020 pukul 15.30 s.d 17.00 WIB, bertempat diwilayah aliran Curah Koboan Ds. Supiturang Kec. Pronojiwo Kab. Lumajang, telah *terjadi kepulan asap tebal yang disebabkan aliran air hujan dihulu dan melewati DAS (Daerah Aliran Sungai) Curahkobokan yang mengikis material pasir berdebu dan batu akibat letusan gunung yang menumpuk di aliran penampungan lahar/banjir Curahkobokan.

- Kronologis.

1. Pukul 15.30 Wib Wilayah Ds. Supiturang Kec. Pronojiwo dan sekitarnya terjadi hujan dengan intesitas sedang selama kurang lebih 1 jam. 

2. Pukul 16.00 Wib hujan di wilayah Supiturang Pronojiwo mulai reda. 

3. Pukul 16.15 Wib terlihat air hujan mengalir ke DAS (Daerah Aliran Sungai) Curah Koboan dan melintasi material pasir berdebu dan batu akibat letusan gunung semeru yang menumpuk di DAS Curahkobokan.

4. Pada bagian bawah material pasir dan batu tersebut masih panas, sehingga mengakibat kepulan asap panas karena dilintasi oleh air hujan, dan karena warga Curah kobokan dan sekitarnya masih trauma pada saat terjadinya letusan gunung semeru yang membawa material pasir dan batu panas, sehingga warga merasa panik dan menuju ke tempat pengungsi di SDN Supiturang 04.

5. Tim Siaga Bencal langsng melaksanakan himbauan dan evakuasi pengungsi. 

6. Pukul 16.55 Wib Asap tebal mulai berkurang dan kondisi warga sekitar Curahkobokan dalam kondisi aman dan kondusif. 

7. Pukul 17.00 Wib kepulan asap sudah mulai berkurang, dan situasi berjalan kembali normal. 

I. Kerugian :

1. Personil : Nihil.
2. Materiil : Nihil.

- Catatan :

1. Pada saat ini situasi dan kondisi di DAS Curah Kobokan kembali normal dan warga sudah berada dipengungsian dalam keadaan aman terkendali, dan aparat terkait terus melaksanakan himbauan terhadap warga/pengungsi dengan kejadian tersebut, agar tidak panik.

2. Bahwa kejadian ini diakibatkan karena air hujan dihulu dan disekitaran Desa Supiturang sehingga air hujan tersebut mengikis material pasir dan batu akibat letusan gunung semeru yang masih menumpuk di DAS Curah Kobokan, material pasir berdebu dan batu tersebut pada bagian bawah masih panas dan apabila pada bagian material pasir dan batu tersebut dialiri oleh air maka akan terjadi asap tebal karena material pasir dan batu volumenya terlalu besar.

3. Dengan kejadian tersebut warga seputaran Curahkobokan dan sekitarnya merasa sangat panik sekali karena masih trauma dengan kejadian letusan gunung semeru yang membawa lahar panas berupa material pasir dan batu dengan volume yang sangat besar sekali yang terjadi pada 1 Desember 2020

4. Pada saat ini warga sudah berada dipengungsian dalam keadaan aman terkendali dan untuk pihak BPBD, BASARNAS, TAGANA, TNI/POLRI, RELAWAN serta pihak terkait melaksanakan pendataan dan himbauan agar warga tidak panik dan tetap berada di pengungsian.

01/12/2020

Tim SAR Gabungan Siap Siaga Pengamanan gunung semeru meletus


Tim SAR Gabungan Waspada Gunung Semeru


Lumajang, Faisolofficial.com – Erupsi Gunung Semeru pada Selasa (1/12) dini hari, terus dilakukan langkah cepat oleh sejumlah pihak. Tidak hanya pemerintah Kabupaten Lumajang, BPBD Lumajang, Basarnas, TNI dan Polri beserta masyarakat.


Namun, sejumlah relawan turut ambil bagian dalam membantu hingga melakukan evakuasi dalam membantu warga yang masuk dalam kawasan terdampak.


Hingga hari ini, menurut data dari BPBD Kabupaten Lumajang, yang direlease oleh Basarnas, dalam kejadian itu belum ada laporan adanya korban jiwa akibat erupsi.


Meski pun, sebanyak 550 orang warga sudah dilaporkan mengungsi di posko pengungsian di Lapangan Kamar Kajang.


Sementara sejumlah bantuan logistik dan masker, telah dibagikan Muspika setempat kepada warga terdampak. Dinas Sosial, Dinkes dan PMI pun, bersinergi mendirikan dapur umum guna mendukung kebutuhan posko pengungsi.


Sementara tim SAR gabungan bersiaga di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru, tepatnya di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.


Kegiatan siaga ini dilakukan oleh unsur gabungan, seperti dari BPBD Kabupaten Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, Kantor SAR Surabaya, Polres Lumajang, Dinas Sosial, PMI, SAR Langit, Biting Rescue, Semut Gunung Indonesia dan sejumlah relawan gabungan.


Kasi Operasi Kantor Pencaria dan Pertolongan (SAR) Surabaya, I Wayan Suyatna, mengatakan Kantor SAR Surabaya telah mengirimkan sebanyak dua tim operasi ke lokasi terdampak, satu tim dari Kantor SAR Surabaya dan satu tim lagi dari Pos SAR Jember.


Selama bertugas, lanjut Wayan, tim operasi Kantor SAR Surabaya bersinergi dengan sejumlah pihak untuk melakukan siaga selama 24 jam.


Berdasarkan hasil pantauan Badan Geologi PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, aktivitas vulkanik gunung Semeru menurun dan berada pada level II (Waspada).


“Meskipun aktivitas vulkanik gunung Semeru menurun, tim SAR gabungan menghimbau warga di Dusun Curah Keboan, Desa Supiturang, Dusun Rowobaung, Desa Oro-oro Ombo dan Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, untuk tetap waspada,” kata I Wayan.


Rekomendasi PVMBG mengatakan, agar masyarakat mewaspadai jika terjadi awan panas guguran. Guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

24/11/2020

Aksi Neka Trobos Jalan Licin Di Lumajang Pick Up Terjun Jurang

Foto Pick Up Tergelincir Di Jurang
 

Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM - Mobil Pick Up Nekat Nrobos Jalan Licin yang sudah di wanti-wanti warga untuk berhenti sejenak namaun tetap nekat tarik gas pada Ahirnya mobil pickup L300 masuk jurang di Dusun Gedok,  Desa Jugosari,  Kecamatan Senduro,  Kabupaten Lumajang,  Selasa (24/11/2020) pagi. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Informasi berhasil dihimpun di Satlantas Polres Lumajang mobil tersebut masuk ke dalam jurang setelah melewati jalan tanjakan di Dusun Gedok yang berlumpur dan sedang dibersihkan masyarakat, setelah terjadi longsor pada Senin malam.


"Mobil pickup yang dikemudikan Iswayudi (40) warga Desa Argosari, Senduro masuk kejurang dengan kedalaman 100 meter," Kata Kanit Laka Lantas Polres Lumajang Ipda Loniroi


Mobil pickup Nopol N 8607 YG tersebut berjalan dari berjalan dari arah utara ke selatan di jalan lurus mengalami slip/ out of controls oleng ke kiri/timur karna jalan licin kemudian Kendaraan  Pick up L-300 terguling ke dalam jurang dengan kedalaman 100 meter.


"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,  penumpang yang berada di bak mobil selamat setelah melompat,  sedangkan pengemudi mengalami luka," Ujar Loni.


Hingga berita ini ditulis anggota Satlantas Polres Lumajang masih berada di lokasi kejadian untuk menunggu mobil derek milik Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang.


"Untuk evakuasi mobil pickup kami masih menunggu mobil derek milik Dishub," pungkas Kanit Laka Lantas.



Berikut Video Kejadinya

By Kabar Lumajang Youtube

23/11/2020

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un 4 Ulama' di panggil Allah


 1 hari ini, 4 kyai sampun dipundhut gusti Allah:

1. Habib Tohir tanggul

2. KH Adnan Lumajang

3. KH Khidir Fasa Suko Lumajang

4. KH Abdul Latif Kedunglo Kediri Bc

Mudah-mudahan amal ibadah semuanya diterima Allah, segala dosanya diampuni, dan keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan, Aamiin3x ya Rabbal 'Aalamiin🤲

21/11/2020

Kader Ansor Semangat Menyala-nyala, Ketua Fatayat NU Lumajang Ning Laila Siap Kolaborasi

Ketua PAC SUKODONO M.NASIH, S.Pd dan Ning Lailatul Qodriyah


Lumajang, Faisolofficial.com - Ketua Fatayat NU Lumajang yang juga anggota DPRD Jatim dari PKB Hj. Lailatul Qodriyah, SS, M.Pd menyatakan siap mendukung program-program Ansor yang akan berkolaborasi dengan Fatayat NU di Lumajang.

Hal ini disampaikan Ning Laila panggilan akrab Lailatul Qodriyah ketika menghadiri Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor Sukodono di Pondok Manarul Qur'an Lumajang, hari ini, Sabtu (21/11).

Menurut Ning Laila, dirinya siap untuk berkolaborasi dengan Ansor dengan tujuan terus memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Lumajang. "Insya Allah NU itu mbarokahi selama kita terus bergerak dan menebar manfaat di lingkungan masing-masing,” kata Ning Laila.

Kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor, Ning Laila meminta kepada segenap anggota Ansor di Lumajang untuk terus bergerak dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. "Selama kita terus bergerak, semua tujuan bisa dicapai," imbuh Ning Laila.

Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor Sukodono dilaksanakan selama dua hari, sejak Jumat kemarin, dan diikuti oleh 52 orang angota Ansor dari Kecamatan Sukodono Lumajang.

Tegakan Prokes, Polsek dan Koramil Tempeh Gelar Ops Yustisi

Penertiban yang tidak memakai masker
 

Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM - Polsek dan Koramil Tempeh bersama instansi terkait menggelar operasi Yustisi di depan Pasar Tempeh,  Kecamatan Tempeh,  Kabupaten Lumajang, Jumat (20/11/2020).

Dalam operasi tersebut pengendara yang melintas diberikan masker gratis dan memberikan himbauan tentang protokol kesehatan.


Danramil 0821/10 Tempeh Kapten Inf Wahyu Utomo mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi duta Covid-19, agar penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dapat diminimalisir.


"Peran aktif seluruh elemen masyarakat sebagai duta Covid-19 sangat diperlukan, agar masa pandemi ini dapat segera berakhir," ujar Danramil.


Ia menyampaikan, bahwa operasi yustisi merupakan upaya pemerintah dalam memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat, untuk selalu meningkatkan kedisiplinan dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan selalu menjalankan protokol kesehatan.


"Setiap orang adalah duta Covid-19, sehingga diharapkan setiap individu turut berpartisipasi aktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat yang lain akan pentingnya menjalankan proyokol kesehatan dalam menekan oenyebaran Covid-19," tutur Wahyu Utomo.


Sementara itu, Kapolsek Tempeh Iptu Lugito, S.H., menerangkan, bahwa pihaknya beserta aparatur lainnya akan berupaya mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker.


Pelaksanaan operasi yustisi tersebut dilaksanakan secara serentak di beberapa titik strategis di seluruh wilayah Kecamatan Tempeh.


"Dengan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan proyokol kesehatan, diharapkan pandemi Covid-19 dapat segera berakhir," pungkasnya.

18/11/2020

Di Anggap Tidak Adil, Pendidikan Di Anak Tirikan, Tempat Keramaian Jalan Terus

Program Sinau Bareng sebelum dihentikan
 

Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM - Program Sinau Bareng di sekolah yang baru beberapa hari diluncurkan sudah harus ditunda pelaksanaannya. Alasannya, angka kasus Covid-19 di Lumajang terus meningkat dan Lumajang masuk Zona Merah.


Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Lumajang, Eko Romadhon menuturkan jika kebijakan yang diambil oleh Bupati Lumajang ini memang sudah tepat. “Jika bupati tidak merespon dengan cepat dan tepat, dikhawatirkan akan jadi boomerang kepada beliau,” ucapnya, Selasa (17/11/20).


Sedangkan di lain pihak, kegiatan masyarakat di tempat-tempat keramaian, seperti di tempat wisata, hajatan, tempat hiburan dan lain-lain terkesan aman-aman saja. Sehingga menurutnya, para guru merasa jika kondisi tersebut sangat tidak adil.


“Kenapa proses belajar mengajar harus diperlakukan seperti ini, sedangkan kegiatan lain tetap dilos bebas seperti itu. Jika proses belajar mengajar dibatasi, harusnya kegiatan lain juga dibatasi,” ucap Ketua Dewan Pendidikan menyampaikan keluhan para guru.


Karena bupati membranding kebijakannya dengan judul yang terlalu spesifik “Sinau Bareng” masih kata Eko, sehingga masyarakat menganggap kebijakan tersebut hanya diperuntukkan anak sekolah saja. Ketika program tersebut ditunda atau dihentikan, maka itu berlaku bagi lingkungan pendidikan.


“Harusnya murid tetap bersekolah dengan diberi kesempatan belajar 1,5 jam dan maksimal 2 jam. Itu pun harus tetap dibatasi. Bisa seminggu 2-3 kali pertemuan, dan guru tetap masuk setiap hari. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” harapnya.


Menurutnya, jika anak-anak di rumah terus bisa setres semua. Anaknya setres, orang tuanya setres. “Anak itu butuh sosialisasi dengan teman dan lingkungan agar tidak jenuh,” jelasnya.


Ia menambahkan, kalau anak-anak dilepas atau dibiarkan seperti ini, dari mana anak mendapat pendidikan akhlak dan budi pekerti? Kalau ilmu pengetahuan masih bisa lah mencari di internet. Tapi kalau budi pekerti dan akhlak harus dinarasikan oleh guru agar anak-anak paham.


“Lebih baik tetap dilaksanakan dengan menjaga protokol kesehatan dan jangan terlalu lama, guru tiap hari masuk dan muridnya diatur dan dibagi jamnya,” tambahnya lagi.


Ia juga mengaku kurang setuju dengan kegiatan guru sambang, apalagi banyak guru-guru yang mengajar anak didiknya di emperan toko, di mushola, di pinggir sungai dan di posyandu. “Memang boleh belajar di mana pun tempatnya. Tapi kesannya kok kurang etis, melas. Harapan Saya, siswa tetap bisa berkomunikasi dengan gurunya,” pungkasnya.

14/11/2020

Banser Untuk Negeri, Lagu Karya Imam Suhermanto Dilaunching di Balai Desa Purwosono Lumajang

Souce screnshot youtube Imam Suhermanto


Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM - Imam Suhermanto, salah satu musisi gaek Lumajang baru-baru ini merilis karya terbarunya, lagu Banser Untuk Negeri di channel Youtube miliknya (Imam Sheva).
Video klip Banser Untuk Negeri sendiri dibuat bersama PAC GP Ansor Kecamatan Sumbersuko dan Kecamatan Sukodono dengan mengambil lokasi syuting di beberapa tempat di Lumajang.

PAC GP Ansor Sumbersuko menggelar Pengajian Rutin Rijalul Ansor sekaligus Tasyakuran Lagu Banser Untuk Negeri di Balai Desa Purwosono, Sumbersuko.

Tasyakuran ini dihadiri Camat Sumbersuko Misjoko, Kepala Desa Purwosono Hendrik Dwi Martono, Ketua PAC GP Ansor Sumbersuko Alfian Ishaq dan Anggota DPRD Lumajang Deddy Firmansyah.

Louching Banser Untuk Negeri


Dalam sambutannya, Camat Sumbersuko Misjoko mengatakan sebagai alumni GP Ansor turut bangga atas kreativitas pemuda Ansor. Misjoko aktif saat Ansor masih numpang di Masjid Agung Anas Mahfudz.

"Kami punya pengalaman menarik sekitar tahun 1982, rame-rame naik pikap dari Lumajang ke Stadion Tambaksari Surabaya untuk mengikuti acara NU," ungkap Misjoko.

Kades Purwosono Handrik Dwi Martono mengaku senang dan mempersilakan jika ada kegiatan kemasyarakatan yang digelar di balai desa. Menurutnya pembinaan kemasyarakatan menjadi salah satu fungsi pemerintah desa.